Lewati ke konten utama

Node http response

Node http response digunakan untuk mengirimkan respons HTTP kepada permintaan yang diproses oleh node http in. Ini menyelesaikan siklus pemrosesan permintaan dan mengembalikan data ke klien.


Pengaturan untuk node http response

IMG2

1. Nama

Sebuah kolom untuk menentukan nama node.
Nama ini ditampilkan di ruang kerja dan membantu untuk dengan mudah mengidentifikasi node.
Jika dibiarkan kosong, node akan disebut http response.

Contoh:

  • Nama node: Kirim Respons JSON

Kolom yang ditentukan oleh pesan yang masuk (msg)

Node http response menggunakan objek msg yang diteruskan kepadanya sebagai input untuk membentuk respons HTTP. Berikut adalah parameter utama:

  1. msg.payload
    Konten dari respons. Ini dikirim ke klien dalam tubuh respons.

    Contoh:

    • Untuk mengirim teks:
      msg.payload = "Halo, Dunia!";
    • Untuk respons JSON:
      msg.payload = { status: "ok", value: 42 };

  1. msg.statusCode
    Kode status HTTP dari respons. Jika kolom ini tidak ditentukan, 200 OK digunakan secara default.

    Contoh kode status:

    • 200 — Sukses.
    • 201 — Sumber daya berhasil dibuat.
    • 400 — Kesalahan klien.
    • 404 — Sumber daya tidak ditemukan.
    • 500 — Kesalahan server internal.

    Contoh:

    msg.statusCode = 404; // Sumber daya tidak ditemukan

  1. msg.headers
    Sebuah objek yang mendefinisikan header dari respons HTTP. Ini memungkinkan Anda untuk menentukan, misalnya, jenis konten, caching, atau header kustom.

    Contoh:

    msg.headers = {
    "Content-Type": "application/json",
    "Cache-Control": "no-cache"
    };

Contoh Penggunaan

Contoh 1: Mengirim respons JSON yang berhasil

Alur:

[http in] ---> [function] ---> [http response]

Kode untuk node function:

msg.payload = { success: true, message: "Permintaan diproses dengan sukses" };
msg.statusCode = 200;
msg.headers = { "Content-Type": "application/json" };
return msg;

Hasil:
Klien akan menerima respons:

HTTP/1.1 200 OK
Content-Type: application/json

{
"success": true,
"message": "Permintaan diproses dengan sukses"
}

Contoh 2: Menangani kesalahan

Alur:

[http in] ---> [function] ---> [http response]

Kode untuk node function:

msg.payload = { error: "Parameter permintaan tidak valid" };
msg.statusCode = 400;
msg.headers = { "Content-Type": "application/json" };
return msg;

Hasil:
Klien akan menerima respons:

HTTP/1.1 400 Bad Request
Content-Type: application/json

{
"error": "Parameter permintaan tidak valid"
}

Contoh 3: Respons kosong dengan status kustom

Alur:

[http in] ---> [http response]

Kode di node function sebelum node http response:

msg.payload = null; // Tubuh respons kosong
msg.statusCode = 204; // Tidak ada konten
return msg;

Hasil:
Klien akan menerima respons:

HTTP/1.1 204 No Content